
Optimasi Dividen Portfolio All-Weather: Backtesting 5 Tahun Strategi R
Metrik Inti (2020–2026) Return kumulatif All-Weather standar: +84,7% (sebelum pajak, tanpa fluktuasi mata uang)Varian diperkaya dividen (SCHD 30% bobot): +91,2% (dengan reinvestasi dividen)Excess return rebalancing: +2,4%p (rata-rata tahunan)Maximum drawdown: -18,3% (September 2022, outperformance -4,1%p vs standar)Dividen tahunan kumulatif: pertumbuhan dari ~$380 USD/bulan menjadi $450 USD/bulan (projected tahunan)Distorsi Dividen dalam All-Weather Investasi 30jt/bulan simulasi bunga majemuk 20 tahun Simulasi investasi sistematis bulanan 20 tahun dengan efek bunga berlipatPortfolio All-Weather Ray Dalio dirancang secara historis dengan konsep risk parity. Empat kelas aset (saham, obligasi menengah, obligasi panjang, komoditas) dialokasikan dengan kontribusi risiko setara, bertujuan menghasilkan return seimbang dalam kondisi pasar apa pun. Namun bagi investor retail yang mengimplementasikan strategi ini melalui ETF, tantangan muncul pada komponen komoditas: ETF komoditas yang tersedia di platform lokal seringkali berisiko tinggi atau memiliki biaya operasional 0,5% atau lebih. ...
