- Per 2026-04-21, total return 5 tahun TQQQ tercatat 120.40%, dengan CAGR tahunan 16.57%.
- Per 2026-03-31, maksimum drawdown 5 tahun TQQQ mencapai 81.65%, atau 2.33x lebih dalam daripada QQQ yang sebesar 35.12%.
- Volatilitas bulanan tahunan 5 tahun berada di TQQQ 61.28%, QQQ 20.23%, dan QLD 40.61%.
- Dalam rentang 5 tahun yang sama, QLD menghasilkan total return 137.48% dan CAGR 18.77%, melampaui TQQQ.
- Dividend yield berada di TQQQ 0.53%, QLD 0.15%, dan QQQ 0.43%, sehingga inti risiko bukan arus kas, melainkan ketergantungan pada jalur harga.
Dua chart ini berbicara lebih dulu


Chart pertama memperlihatkan jarak aset jangka panjang antara biaya ETF 0.05% dan 1.0% selama 20 tahun. Chart kedua menunjukkan bagaimana investasi rutin Rp3.500.000 per bulan dengan asumsi 4%, 7%, dan 10% per tahun akan terpisah semakin jauh seiring waktu. Dalam pembacaan TQQQ, dua chart ini bukan latar belakang. Pada ETF leveraged, biaya dan jalur harga mengubah kurva aset lebih cepat daripada angka return di tabel. Walau periode 2020-2026 menunjukkan kenaikan kuat, satu penurunan ala 2022 sudah cukup untuk merusak bentuk grafik jangka panjang secara signifikan.
Per 2026-04-22, TQQQ diperdagangkan di $59.58, rentang 52 minggu berada di $20.12-$60.69, dan beta tercatat 3.53. Angka ini memberi kesan tren yang kuat di dekat puncak, tetapi angka yang sama juga menandakan sensitivitas drawdown masih tinggi. Pada ETF leveraged, arah harga memang penting, tetapi kepadatan volatilitas lebih menentukan.
Angka 5 tahun yang perlu disaring lebih dulu

Pandangan pasar sering terlalu sederhana: ETF 3x diasumsikan akan memberi hasil jangka panjang kira-kira 3x lebih baik. Data 2021-2026 tidak mendukung asumsi itu. Berdasarkan FinanceCharts, per 2026-04-21 total return 5 tahun TQQQ adalah 120.40% dengan CAGR 16.57%. Pada periode yang sama QLD berada di 137.48% dan 18.77%, sedangkan QQQ di 95.69% dan 14.16%. Artinya, produk 3x justru tertinggal dari produk 2x. Ini poin utamanya. Berbeda dari konsensus pasar yang menganggap 3x selalu lebih kuat, jalur 5 tahun menunjukkan 2x lebih efisien.
Jika dibedah per tahun, alasan di baliknya menjadi lebih jelas. TQQQ mencatat -79.09% pada 2022, lalu +198.04% pada 2023, +58.28% pada 2024, +34.35% pada 2025, dan +9.06% YTD 2026. Angka ini menunjukkan bahwa return besar tidak otomatis menyelamatkan portofolio jika penurunan di tengah terlalu dalam. QQQ pada 2022 turun -32.58%, lalu +54.86% pada 2023, +25.58% pada 2024, +20.77% pada 2025, dan +5.02% YTD 2026. Keduanya sama-sama berbasis Nasdaq-100, tetapi amplitudo jalurnya sangat berbeda.
Pembacaan contrarian-nya tegas: untuk data 2021-2026, TQQQ bukan sekadar versi lebih kuat dari QQQ, dan pada beberapa bagian bahkan kalah efisien dibanding QLD. Penyebabnya bukan kurangnya eksposur, melainkan volatilitas drag yang memakan return lebih cepat daripada dorongan leverage 3x.
Makna drawdown 81.65%
Berdasarkan YCharts, maximum drawdown 5 tahun TQQQ berada di 81.65%. QQQ berada di 35.12%, dan QLD di 63.68%. Secara kasar, drawdown TQQQ adalah 2.33x lebih dalam dari QQQ dan 1.28x lebih dalam dari QLD. Tetapi yang lebih penting adalah waktu yang dibutuhkan untuk pulih. Semakin dalam penurunan, semakin tidak linear kebutuhan kenaikan untuk kembali ke titik awal. Penurunan 50% butuh kenaikan 100% untuk impas. Penurunan 80% butuh kenaikan 400%. Dengan kata lain, -81.65% bukan sekadar angka besar, melainkan rezim pemulihan yang berbeda.
Kasus 2022 menggambarkan struktur itu dengan jelas. TQQQ jatuh -79.09%, QLD -60.52%, dan QQQ -32.58%. Di kelompok Nasdaq-100 ini, leverage memperpanjang waktu pemulihan ketika pasar berbalik tajam. Kenaikan cepat pada 2023 memang membuat data 2025-2026 tampak jauh lebih sehat. Namun tanpa rebound tersebut, bekas luka 2022 akan tetap sangat berat.
Dari sisi perilaku investor, angka ini juga tidak bisa diabaikan. Aset yang mampu turun hampir 80% akan memaksa disiplin yang jauh lebih keras, bahkan pada strategi bertahap. Dollar-cost averaging dapat memperbaiki harga rata-rata, tetapi tidak menghapus besarnya penurunan. Kesalahan yang sering muncul pada ETF leveraged adalah masuk hanya karena melihat return, lalu menyerah di tengah karena tidak tahan terhadap fluktuasi -50% hingga -80%. Pada titik itu, kerusakan terbesar biasanya bukan di grafik, melainkan pada eksekusi.
Volatilitas: 3x bukan cuma return, tetapi 3 lapis risiko
1. Faktor leverage
Per 2026-03-31, volatilitas bulanan tahunan 5 tahun TQQQ berada di 61.28%. QQQ di 20.23% dan QLD di 40.61%. Rasio kasarnya menunjukkan TQQQ sekitar 3.03x QQQ dan 2.01x QLD. Dengan kata lain, struktur 3x pada level harian benar-benar terbawa ke volatilitas jangka panjang. Inilah alasan ETF leveraged berbahaya: return yang diharapkan naik 3x, tetapi volatilitasnya juga hampir 3x.
2. Valuasi
Fundamental bergerak lebih pelan, tetapi bobotnya besar. Berdasarkan ProShares, P/E Nasdaq-100 per 2026-03-31 berada di 31.84 dengan dividend yield 0.69%. P/E QQQ tercatat 34.13 dengan dividend yield 0.43%. TQQQ sendiri berbasis swap dan futures exposure, sehingga P/E tradisional tidak relevan. Ini berarti laba-rugi TQQQ lebih sensitif terhadap kompresi dan ekspansi valuasi indeks, ditambah volatilitas harian Nasdaq-100. Pada kisaran multiple 30-an, leverage harian 3x membuat fase naik terlihat cepat, tetapi fase koreksi jauh lebih kasar.
3. Sentimen berita
Pada 2026, ETF leveraged dan produk berbasis opsi masih banyak mendapat perhatian dari investor ritel. Likuiditasnya kuat. Spread bid-ask 30 hari median TQQQ hanya 0.02%, jadi keluar-masuk posisi relatif mudah. Tetapi likuiditas dan keberhasilan investasi adalah dua hal yang berbeda. Sentimen berita dapat memperlancar arus transaksi, tetapi tidak mengubah matematika leverage. Arus masuk yang besar bisa memperkuat momentum jangka pendek, namun tidak mengurangi kerugian pada fase turun ekstrem seperti 2022. Pada akhirnya, drawdown ditentukan oleh jalur harga, bukan oleh buzz.
Skenario di mana analisis ini bisa meleset adalah periode dengan tren naik yang panjang dan volatilitas rendah, seperti 2023-2026. Dalam rezim seperti itu, TQQQ bisa kembali mengungguli produk 2x. Faktanya, total return 3 tahun TQQQ tercatat 342.39%, jauh di atas QQQ yang 107.12%. Jadi, TQQQ bukan aset yang buruk secara absolut. Yang sulit justru adalah mengenali rezim pasar yang cocok untuknya.
Tabel perbandingan produk
| Produk | Biaya | Dividend yield | Total return 5 tahun | CAGR 5 tahun | Max drawdown 5 tahun |
|---|---|---|---|---|---|
| TQQQ | 0.82% | 0.53% | 120.40% | 16.57% | 81.65% |
| QLD | 0.95% | 0.15% | 137.48% | 18.77% | 63.68% |
| QQQ | 0.18% | 0.43% | 95.69% | 14.16% | 35.12% |
Ringkasan cepat dari tabel di atas dibaca seperti ini. Produk | Biaya | Dividend yield | Total return 5 tahun TQQQ | 0.82% | 0.53% | 120.40% QLD | 0.95% | 0.15% | 137.48% QQQ | 0.18% | 0.43% | 95.69%
Hal paling mencolok bukan biaya. QLD justru lebih mahal di 0.95%, tetapi hasil 5 tahunnya tetap mengungguli TQQQ. Sebaliknya, QQQ adalah yang termurah di 0.18%, namun total return-nya paling rendah di antara tiga produk ini. Pola ini menunjukkan biaya saja tidak cukup untuk menjelaskan hasil akhir. Volatilitas, kekuatan tren, dan kedalaman penurunan bekerja bersama membentuk return bersih.
FAQ
Q1. Mengapa TQQQ yang dipegang lebih dari 5 tahun terasa tidak sekuat ekspektasi? A1. Pada rentang 2021-2026, total return 5 tahun TQQQ memang 120.40%, tetapi di tengah ada penurunan -79.09% pada 2022. Struktur 3x memperbesar kenaikan dan penurunan sekaligus, sehingga volatilitas tinggi menggerus efisiensi compounding.
Q2. Seberapa serius drawdown 81.65% itu? A2. Dibanding QQQ yang 35.12%, drawdown itu 2.33x lebih dalam. Penurunan lebih dari 80% berarti pemulihan membutuhkan kenaikan 400% atau lebih, sehingga ini bukan sekadar fluktuasi besar, melainkan kelas risiko yang berbeda.
Q3. Mengapa QLD bisa lebih baik daripada TQQQ? A3. Per 2026-04-21, total return 5 tahun QLD tercatat 137.48% dengan CAGR 18.77%. TQQQ berada di 120.40% dan 16.57%. Secara intuitif 3x seharusnya lebih unggul dari 2x, tetapi periode 2021-2026 lebih dikuasai oleh volatility drag daripada efek leverage murni.
Q4. Apa relevansi dividend yield yang rendah pada TQQQ? A4. Dividend yield 0.53% pada TQQQ bersifat sekunder. Produk ini bukan sarana arus kas, melainkan instrumen untuk memperbesar gerak harian Nasdaq-100. Fokus utamanya tetap pada tren harga dan akselerasi volatilitas.
Q5. Pada rezim pasar seperti apa ETF leverage 3x menjadi kurang menguntungkan? A5. Biasanya pada fase yang berisi penurunan tajam dan rebound cepat berulang, seperti 2022. Sebaliknya, saat tren naik berjalan panjang dan volatilitas tertekan, seperti 2023-2026, leverage bisa kembali bekerja. Karena itu, variabel paling penting bukan sekadar produk, melainkan rezim pasar.
Ini adalah catatan riset edukatif, bukan ajakan transaksi. Dalam kerangka pasar modal Indonesia, keputusan investasi tetap bergantung pada tujuan, horizon waktu, dan toleransi risiko. Pada 2026, TQQQ memang menunjukkan momentum kuat, tetapi drawdown 5 tahun sebesar 81.65% dan volatilitas tahunan bulanan 61.28% menunjukkan harga dari leverage tidak murah. Jika memilih membaca data 5 tahun secara ketat, angka-angka justru lebih ramah ke QLD daripada TQQQ.
Data links: ProShares TQQQ, ProShares QLD, StockAnalysis TQQQ, StockAnalysis QQQ, YCharts TQQQ drawdown, YCharts QLD drawdown, YCharts QQQ drawdown, FinanceCharts TQQQ total return, FinanceCharts QLD total return, FinanceCharts QQQ total return
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi.
